Ka.Kesbangpol, H. Darwis Adji:”Semata-mata tugas Kesbangpol itu Untuk Menjadikan Kota Jakarta Aman”

Darwis(FKUB-Jakarta) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Povinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama  2017 di Gedung ESGP, Jl.Wika No.17 Rt.04/06 Srengseng Sawah – Jagakarsa- Jakarta Selatan, Kamis 4/5/2017.

Kegiatan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama tahun 2017 kali ini merupakan angkatan ketiga, yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh etnis yang ada di wilayah kecamatan Jagakarsa, serta membangun sikap beragama dan sikap toleransi antar umat agama sehigga dapat terciptanya kerukunan antar umat beragama diwilayah Jagakarsa.

Pada kesempatan itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta – H. Darwis M. Adji, M.Si berkesmpatan memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya Darwis Adji menjelaskan tentang tugas dan fungsi Kesbangpol Provinsi DkI Jakarta, Pertama: Menyatukan masyarakat yang ada di Provinsi DKI Jakarta yang beda agama, Etnik, budaya dan pilihan politik, Kedua: Sesuai Undang-undang no.17 thn 2014 kepala Kesbangpol merangkap sebagai sekretaris komunitas intelijen daerah, dan yang Ketiga: Kepala Kesbangpol merangkap sebagai kepala secretariat forum pimpinan daerah, dan Ka.Kesbangpol juga sebagai Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta.

“Semata-mata tugas Kesbangpol itu untuk menjadikan Kota Jakarta aman,  dengan menajaga ketertiban masyarakat, menjaga toleransi antar umat beragama dan suku yang ada di Jakarta”

Darwis menambahkan, tercatat di Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta ada 37 suku dari seluruh Indonesia yang tinggal di Jakarta dan secara umum dapat hidup berdampingan dan rukun damai.

Selanjutnya Ka.Kesbangpol mengajak kepada seluruh peserta dan seluruh warga Jakarta untuk kembali bersatu, tidak ada lagi dukung mendukung pasca Pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Jakarta 2017.

Tidak ada lagi di Gereja kutbah yang mendukung salah satu paslon, tidak adalagi ceramah di masjid yang mengatakan jangan memilih pemimpin kafir, jadi mari kita sekarang rukun dan bersatu, pungkasnya.

Kegiatan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama tahun 2017 angkatan Ketiga ini terselenggara atas kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Alumni Sekolah Agama-Agama dan Bina Damai (SABDA) FKUB Provinsi DKI Jakarta, dan peserta yang hadir pada saat itu berjumlah 75 orang dari unsur tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak keamanan wilayah kecamatan Jagakarsa.

Adapun yang menjadi narasumber: H. Ahmad Astamar dari FKUB Provinsi DKI Jakarta, AKBP Jajang Hasan Basri dari Polda Metro Jaya dan Firdaus Syam, MA PhD(Dosen Pasca Sarjana Universitas Nasional) dan yang menjadi moderator H. Edy Supriyadi, S,Kom., MM alumni SABDA.(fkub/budi)