Home > Berita dan Kegiatan > FKUB DKI Jakarta Menghadiri Global Peace Convetion 2017 di Manila, Filiphina
Berita dan Kegiatan

FKUB DKI Jakarta Menghadiri Global Peace Convetion 2017 di Manila, Filiphina

(FKUB-Jakarta) Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi DKI Jakarta menghadiri Global Peace Convention 2107 di Manila, Filipina yang berlangsung dari tanggal 28 Februari sampai dengan 3 Maret 2107.

Global Peace Convention, sebuah program unggulan dari Global Peace Foundation yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Kegiatan Global Peace Convention dengan platform tingkat dunia untuk berbagi praktik-pratik terbaik dan pengembangan strategi dalam menciptkan perdamian dan pembangunan berkelanjutan memalui kepemimpinan yang bermoral dan inovatif.

Global Peace Convention diharapkan menjadi ruang terbaik bagi peserta untuk berbagi, belajar dan berkolaborasi dalam pengembangan solusi yang inovatif untuk mengatasi masalah-masalah kritis dibidang pendidikan, pengembangan kepemimpinan, lingkungan, pengembangan masyarakat, dan penyelesaian konflik.

Kegiatan Global Peace Convention tahun ini diikuti oleh 1.500 peserta dari 40 negara, dibuka oleh Maria Gloria Macaraeg Macapagal Arroyo -Mantan Presiden Filiphina.

IMG-20170301-WA0012
Foto bersama dengan delegasi dari negara Pakistan (fkub/budi)

Global Peace Convention sebelumnya diselenggarakan di Paraguay, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Kenya dan tahun ini di Filiphina.

FKUB Provinsi DKI Jakarta mengirimkan tiga orang delegasi untuk mengikuti Global Peace Convention 2017, yaitu: KH. Ahmad Syafii Mufid, H. Taufiq Rahman Azhar dan Pdt Manuel Raintung.

FKUB Provinsi masuk di Sessi “Pembangunan Perdamaian Melalui Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama”.

Melalui Global Peace Convention diharapkan FKUB Provinsi dapat membangun Network dengan negara-negara peserta yang hadir mengenai kerukunan umat beragama sebagai salah satu faktor penting untuk perdamian.

Pada penyelenggaraan Global Peace Convention tahun ini, delegasi dari Negara Indonesia ada beberapa orang, diantaranya: Marsudi Syuhud (PBNU), Syafiq Abdul Mugni (Muhamadiyah), KH. Ahmad Syafii Mufid, H. Taufiq Rahman dan Pdt. Manuel Raintung utusan FKUB DKI Jakarta,dan Ws. Chandra Setiawan dari Khonghucu. (fkub/budi)