Home > Agama dan Keyakinan > Ws. Liem Liliany Lontoh: “ Din Syamsuddin Mukhlisin Negarawan yang Merawat Bhinneka”
Agama dan KeyakinanKonghucu

Ws. Liem Liliany Lontoh: “ Din Syamsuddin Mukhlisin Negarawan yang Merawat Bhinneka”

(Jakarta.org) Rohaniwan Khonghucu Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag. menyampaikan kesaksian tentang ketokohan Prof. Dr. Din Syamsuddin, M.A., yang dikenal pula dengan nama Mukhlisin — “orang yang tulus ikhlas mengabdi”.Pernyataan itu disampaikan Ws. Liem menanggapi kiprah Prof. Din di forum internasional, termasuk gagasannya saat di Beijing yang menegaskan bahwa “jembatan Islam-Khonghucu sudah lama terbentang” sejak era Laksamana Cheng Ho hingga jejaring ulama-tokoh Khonghucu Nusantara.

Sebutan Mukhlisin sangat pas untuk Prof. Din. Beliau tulus merawat bhinneka. Buktinya, di Beijing beliau tegaskan Islam dan Khonghucu bukan dua kutub yang asing. Jembatan peradabannya sudah dibentangkan para leluhur.

Tugas kita hari ini merawat dan memperlebarnya,” ujar Ws. Liem, Kamis 24 April 2026. Menurut Ws. Liem, Prof. Din adalah sosok pemersatu yang langka.

Sebagai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015 dan Ketua Umum MUI 2014-2015, Prof. Din konsisten membangun dialog lintas iman di dalam dan luar negeri.“Saya mencatat 3 keteladanan Mukhlisin:

Pertama, beliau tidak membangun tembok, tapi merawat jembatan warisan sejarah Cheng Ho.

Kedua, beliau hadir di forum-forum Khonghucu dunia dengan pesan persaudaraan, bukan curiga.

Ketiga, di Indonesia beliau jadi rumah besar bagi semua umat untuk bicara kerukunan,” tutur Ws. Liem yang juga aktif di FKUB.Ws. Liem menambahkan, gagasan Prof. Din di Beijing relevan dengan kerja-kerja FKUB. “Indonesia ini rumah bhinneka.

Kalau tokoh sekelas Prof. Din bilang jembatannya sudah ada sejak lama, maka kita umat Khonghucu makin yakin: merawat kerukunan itu amanah leluhur, bukan proyek sesaat,” tegasnya.

“Negarawan yang merawat bhinneka seperti Prof. Din Mukhlisin adalah obat di tengah musim polarisasi. Ikhlasnya lintas sekat. Itulah pemersatu sejati,” tutup Ws. Liem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *