Oleh: Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag. (Pengawas Gerakan Pembumian Pancasila, Sekjend Asosiasi FKUB Indonesia, & Ketua Matakin DKI Jakarta) Salam Kebajikan dan Salam Pancasila. Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, sanubari kita kembali digugah oleh refleksi mendalam tentang arti menjadi sebuah bangsa. Kemerdekaan yang kita nikmati hari
SelanjutnyaArtikel
Pemerintahan Berbasis Kebajikan: Memahami Mandat Tian dan Hakikat Kesetiaan Sejati
Oleh : Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag. Pendahuluan: Berangkat dari Pertanyaan Pembaca Beberapa waktu lalu, saya menulis sebuah artikel di website FKUB berjudul Menjaga Harkat Manusia: Refleksi Hari Dunia Melawan Perdagangan Manusia dalam Ajaran Khonghucu. Setelah artikel tersebut dipublikasikan, saya menerima tanggapan dan pertanyaan yang sangat mendalam melalui
SelanjutnyaMenjaga Harkat Manusia: Refleksi Hari Dunia Melawan Perdagangan Manusia dalam Ajaran Khonghucu
[caption id="attachment_5650" align="alignleft" width="216"] Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag.[/caption] Setiap tanggal 30 Juli, dunia memperingati Hari Dunia Melawan Perdagangan Manusia (World Day Against Trafficking in Persons). Peringatan ini hadir sebagai momentum penting untuk membangkitkan kesadaran bersama akan bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sekaligus menegakkan kembali hak-hak serta
SelanjutnyaMengejawantahkan Watak Sejati (Xing): Refleksi Lintas Iman tentang Moderasi Beragama dan Kebangsaan
Oleh: Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag. (Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama MATAKIN Pusat, Dosen Sekolah Tinggi Khonghucu Indonesia (STIKIN), Ketua MATAKIN DKI Jakarta, Penyuluh Nasional & Instruktur Nasional Penguatan Moderasi Beragama Kemenag RI) Indonesia bukan sekadar wilayah geografis tempat kita tinggal, melainkan sebuah mozaik indah yang
Selanjutnya[caption id="attachment_5650" align="alignleft" width="216"] Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag.[/caption] Korupsi sering kali dipahami secara sempit sebagai kejahatan penggelapan uang negara oleh pejabat publik. Namun, jika dibedah lebih dalam, korupsi pada hakikatnya adalah krisis moral dan hilangnya rasa tahu malu (Chi). Korupsi tidak muncul secara tiba-tiba saat seseorang menjabat;
Selanjutnya(FKUB Jakarta.org) Peringatan Hari Kartini 21 April menjadi refleksi bagi Ws. Liem Liliany Lontoh, S.Pd., S.E., M.Ag. tentang kekuatan perempuan yang beragam. Menurut rohaniwan Khonghucu ini, setiap perempuan punya talenta berbeda, tapi pendidikan adalah kunci untuk mengasahnya.“Perempuan itu unik. Ada yang talentanya mengajar, ada yang pandai berdagang, ada yang ahli
Selanjutnya[caption id="attachment_3569" align="alignleft" width="261"] Robi Nurhadi, PhD Dosen FISIP Universitas Nasional/Anggota FKUB DKI Jakarta[/caption] Pancasila itu adalah lima hal dasar yang menjadi kesepakatan kita berbangsa Indonesia. Ia seperti "aqidah bernegara" yang mengatur keimanan warganegara. Kadang, yang namanya iman itu turun naik: al Imanu yazidu wa yankus, yazidu bi al ta'ah,
SelanjutnyaOleh: Anies Rasyid Baswedan (Tulisan kedua dari tiga tulisan.) Malam jelang Idulfitri takbir bergema, suara beduk bertalu-talu. Ribuan tumpah ruah menggemakan takbir di berbagai sudut ibukota. Sebagian menampakkan wajah haru karena bisa kembali menggemakan takbir di ruang terbuka jelang hari yang fitri. Rasa haru bercampur gembira itu bukan tanpa alasan.
Selanjutnya[caption id="attachment_4284" align="alignleft" width="300"] Ws. Liem Liliany Lontoh, S.E., M.Ag. - Ketua MATAKIN DKI Jakarta[/caption] Minggu, 25 April 2021 bertempat di Situ Gintung Tangerang, kami 6 tokoh lintas agama menjadi Nara Sumber Diskusi Publik dan Buka Puasa Lintas Agama bersama Duta Damai Dunia Maya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Regional
Selanjutnya[caption id="attachment_4287" align="alignleft" width="195"] Js. Liem Liliany Lontoh[/caption] Salam Kebajikan, Wei De Dong Tian, Sampai saat ini pandemi covid-19 masih terus melanda dunia termasuk Indonesia dan jumlah yang terpapar virus covid-19 masih terus bertambah, demikian juga penambahan yang meninggal. Pandemi ini tentunya berdampak pada ketahanan keluarga Indonesia, selain berdampak pada
Selanjutnya