Home > Berita dan Kegiatan > FKUB DKI Jakarta Gelar Capacity Building di Bali, Perkuat Sinergi dan Kerukunan Antarumat Beragama
Berita dan KegiatanUtama

FKUB DKI Jakarta Gelar Capacity Building di Bali, Perkuat Sinergi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Capacity Building di Provinsi Bali pada 21–23 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan, serta memperluas wawasan dalam membangun dan memelihara kerukunan umat beragama.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota FKUB Provinsi DKI Jakarta, bersama perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.

Belajar dari Praktik Kerukunan di Bali

Rangkaian Capacity Building diawali dengan kunjungan ke Gereja Katedral Bali. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi rombongan FKUB DKI Jakarta untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperoleh wawasan mengenai kehidupan keagamaan dan keberagaman masyarakat di Bali.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berdialog dan bertukar pengalaman mengenai pentingnya membangun komunikasi yang terbuka antarpemeluk agama. Dialog lintas agama dinilai menjadi salah satu ruang penting untuk membangun saling pengertian dan menjaga hubungan harmonis di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Audiensi dengan Gubernur Bali

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan audiensi bersama Gubernur Bali, rombongan FKUB Provinsi DKI Jakarta diterima oleh Sekretaris Kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali didampingi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Pengurus FKUB Provinsi Bali beserta staf Kesbangpol Provinsi Bali. Pertemuan tersebut menjadi forum pembelajaran bagaimana Pemerintah Bali dan FKUB Bali dalam menjaga kerukunan antar umat beragam di provinsi bali, sekaligus pertukaran pengalaman antara FKUB DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Bali mengenai pengelolaan kerukunan umat beragama serta sinergi antara pemerintah, FKUB, tokoh agama dan masyarakat.

Ketua FKUB Provinsi DKI Jakarta, Dr. KH. Yusuf Aman, MA, menyampaikan bahwa Capacity Building merupakan bagian dari proses pembelajaran bersama untuk memperkuat peran FKUB dalam menjaga kerukunan.

“Kita ingin kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama. Setiap daerah memiliki pengalaman dan pendekatan yang dapat menjadi bahan pembelajaran. Dari Bali, kita mendapatkan perspektif yang berharga untuk kemudian kita kembangkan sesuai dengan karakter masyarakat DKI Jakarta,” ujar Yusuf Aman.

Menurutnya, keberagaman masyarakat Jakarta membutuhkan komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.

“Kerukunan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan melalui komunikasi, kerja sama dan kegiatan nyata di tengah masyarakat. Kerukunan itu menjadi tanggung jawab semua agama dan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Evaluasi dan Rencana Tindak Lanjut

Setelah rangkaian kunjungan dan audiensi, rombongan FKUB DKI Jakarta melaksanakan rapat evaluasi. Rapat tersebut membahas hasil kunjungan, berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama berada di Bali, serta kemungkinan tindak lanjut yang dapat dikembangkan dalam program FKUB DKI Jakarta.

Evaluasi juga menjadi bagian penting untuk memperkuat koordinasi antara FKUB dengan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Agama.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, tetapi dapat menghasilkan gagasan dan langkah konkret dalam memperkuat program kerukunan umat beragama di DKI Jakarta.

Melalui Capacity Building ini, FKUB DKI Jakarta berkomitmen untuk terus membangun komunikasi lintas agama, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang saling menghormati.

Hari Kedua, 22 September 2026

Rombongan Capacity Building FKUB Provinsi DKI Jakarta melanjutkan kegiatan hari kedua di Bali dengan agenda audiensi, kunjungan ke fasilitas rehabilitasi narkoba, dan kunjungan ke Pura Besakih.

Kegiatan diawali dengan audiensi bersama Ketua Asosiasi FKUB Nasional. Rombongan FKUB DKI Jakarta diterima langsung oleh Ida Panglesir Agung Putra Sukahet di kediamannya Desa Akah, Kabupaten Klungkung, Bali.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kelembagaan FKUB, program kerukunan umat beragama, serta tantangan dalam menjaga hubungan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat, serta bertukar pengalaman dan membahas praktik yang dapat mendukung pelaksanaan program kerukunan di Jakarta.

 

Kunjungan ke Rumah Sakit Rehabilitasi Narkoba di Bali

Agenda berikutnya adalah kunjungan ke rumah sakit yang menangani rehabilitasi penyalahgunaan narkotika di Bali. Rombongan memperoleh informasi mengenai penanganan dan proses rehabilitasi bagi pasien yang terdampak penyalahgunaan narkotika.

Kunjungan tersebut memperluas pembahasan mengenai persoalan sosial yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan bagi tokoh agama dan masyarakat dalam memberikan edukasi serta dukungan sosial, khususnya kepada generasi muda.

Kunjungan ke Pura Besakih

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pura Besakih, salah satu tempat suci umat Hindu di Bali.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengenal kehidupan keagamaan, tradisi, dan budaya masyarakat Hindu Bali. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempelajari praktik penghormatan terhadap keberagaman agama dan budaya.

Rangkaian agenda hari kedua memberikan pengalaman mengenai hubungan antara kehidupan keagamaan, persoalan sosial, dan peran tokoh agama dalam masyarakat. Hasil kunjungan dan audiensi tersebut akan menjadi bahan pembelajaran bagi FKUB DKI Jakarta dalam mengembangkan program kerukunan umat beragama di Jakarta.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *